Hujan, kenapa sudah jam segini kau belum
turun juga? Padahal, aku baru saja mendapat izin dibolehkan main hujan-hujanan
bersama teman-teman di sekitar rumah. Hujan, ayo turun! Sebelum mama berubah
pikiran..
Hujan, turun secepatnya, ya?
anak kecil, 7 tahun
Hari ini aku belajar tentang gravitasi
bumi. Newton bilang gravitasi adalah kekuatan yang membuat benda jatuh ke
bawah. Jahat sekali, ya, gravitasi bisa membuat benda atau apa pun itu jatuh ke
bawah. “Jatuh kan sakit” pikirku. Seusai aku berpikir seperti itu kemudian ada
rintik yang jatuh ke bawah. Rintiknya membawa wangi yang begitu khas kala
membasahi jalan yang gersang siang itu. "Ah, indah ya" gumamku.
Ternyata gravitasi tidak jahat. Ia
kadang menjatuhkan hal-hal yang sifatnya indah dan membuat seseorang merasa
secercah kesenangan. Seperti aku yang langsung ingin berangsur ke luar dan
menari bersama rintik hasil prespistasi itu.
Hujan besok turun lagi, ya?
remaja, 14 tahun
Hujan akan turun setepatnya. Bukan karena
celoteh anak yang ingin bermain di sore hari, bukan pula karena gurauan anak
yang ingin bermain hujan-hujanan. Hujan akan turun setepatnya. Sesuai dengan
proses yang telah berjalan sebelumnya. Rintiknya akan jatuh tepat pada bumi
yang dengan sukarela kebasahan. Begitu pula dengan hati. Ia tahu muara paling
sempurna untuk jatuh dengan tepat. Kepada hati yang juga sukarela menerimanya.
Hujan, jangan turun secepatnya, ya?
Setepatnya saja.
dewasa, 20 tahun
semoga rintik hujanku telah turun pada pijakan bumi yang tepat.
Tidak ada komentar